Air Terjun Curug Orok Garut

Air Terjun Curug Orok Garut

Tempat wisata yang bisa kita jumpai di daerah Garut sangat banyak sekali dan salah satu tempat wisata alami yang banyak dikunjungi oleh kaum muda mudi yaitu curug orok. Curug ini berada di kaki gunung papandayan dan mempunyai ketinggian sekitar 45 meter serta 250 meter di atas permukaan laun dan lokasi curug orok ini adalah bukit. Tentu kita sebagai orang yang berada diperkotaan ingin merasakan suasana curug orok ini karena disana terdapat banyak perkebunan teh dan cuaca disana terasa sangat dingin tetapi udaranya sangat segar yang tidak akan mungkin kita temui diperkotaan. Curug orok ini berada di selatan kota Garut dan dengan jarak tempuh yang lumayan jauh ini kita akan terobati ketika sampai disana karena kita bisa menikmati suasana alam yang sangat indah sekali.

Curug orok terdiri dari dua curug yaitu curug yang besar dan curug yang kecil. Untuk curug yang besar tentu airnya langsung dari sungai yang berada di atas dengan aliran air yang sangat besar kemudian ditampung di dalam kolam yang ada di bawahnya. Ukuran kolam yang besar serta tidak dalam tentu dimanfaatkan oleh para pengunjung untuk mandi dan berendam disana, meskipun airnya sangat dingin tetapi air yang dihasilkan sangat segar sekali karena air tersebut belum tercampur apapun. Kemudian yang kedua adalah curug yang kecil yang berasal dari dinding-dinding tebing yang berada di kawasan curug orok. Pokoknya jika kita berwisata ke curug orok bersama, teman, keluarga ataupun pacar akan sangat menyenangkan dan akan ketagihan untuk datang kembali ke curug orok ini.

Di dekat curug orok juga terdapat curug yang lainnya yang bisa kita kunjungi yaitu curug kembar yang sumber airnya masih sama dengan curug orok. Setiap tempat wisata yang berada di Garut tentu mempunyai sejarah tersendiri seperti curug orok yang dalam bahasa Indonesia adalah Bayi. Konon katanya pada tahun 1968 ada dua orang insan yang mempunyai bayi dari bekas hubungan gelap dan bayinya dibuang disana. Pada mulanya curug orok ini bernama curug sanghyang prabu gebur dan karena ada kasus pembuangan bayi, sampai sekarang curug ini dikenal dengan sebutan curug orok.

Share