• Home »
  • Wisata »
  • Taman Nasional Komodo, Situs Warisan Dunia UNESCO untuk Mengembangkan Sektor Industri Pariwisata Indonesia

Taman Nasional Komodo, Situs Warisan Dunia UNESCO untuk Mengembangkan Sektor Industri Pariwisata Indonesia

Taman Nasional Komodo, Situs Warisan Dunia UNESCO untuk Mengembangkan Sektor Industri Pariwisata Indonesia

Taman Nasional Komodo, Situs Warisan Dunia UNESCO untuk Mengembangkan Sektor Industri Pariwisata Indonesia

Indonesia tidak hanya kaya akan aset baharinya. Indonesia juga memiliki kekayaan flora dan fauna daratan yang tidak dimiliki negara lain di dunia. Salah satu fauna Indonesia yang tidak bisa ditemukan di tempat lain di dunia adalah Komodo. Komodo adalah fauna khas Indonesia sehingga sangat berpotensi dalam pengembangan sektor industri pariwisata.

Komodo adalah hewan purba yang hingga kini masih bisa dijumpai di Indonesia, yaitu di  Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Komodo yang merupakan kadal purba raksasa merupakan daya tarik utama dari Taman Nasional Komodo. Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur dibangun untuk menjaga komodo agar terhindar dari kepunahan. Selain komodo, Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur juga memiliki biota laut yang sangat kaya dengan ratusan spesies terumbu karang. Di terumbu karang tersebut hidup setidaknya seribu spesies ikan sehingga kawasan laut di Taman Nasional Komodo mampu menarik minat wisatawan untuk menyelam.

Taman Nasional Komodo termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO arena merupakan tempat konservasi bagi beberpaa fauna langka yang dilindungi. Tidak hanya komodo yang terdapat di Taman Nasional Komodo, tetapi juga ratusan spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan dari Australia dan Asia. kawasan Taman Nasional Komodo cukup luas yaitu sekitar 173 ribu hektar yang meliputi wilayah daratan dan lautan sehingga sangat potensial untuk dikembangkan untuk mendukung sektor industri pariwisata.

Taman Nasional Komodo mencakup wilayah darat dan laut, yaitu tediri dari 5 pulau utama seperti Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, Nusa Konde dan Gili Montang. Selain kelima pulau utama tersebut, Taman Nasional Komodo juga mencakup pulau–pulau kecil lain disekitarnya. Dengan kata lain, Taman Nasioanl Komodo merupakan kepulauan yang dijadikan tempat konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati yang terdapat disekitar wilayah tersebut. Selain fauna daratan, terumbu karang dan biota laut yang terdapat di dalam Taman Nasional Komodo juga termasuk yang dikonservasi karena merupakan salah satu terumbu karang yang terkaya di dunia. Sejak Taman Nasional komodo ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO, Taman Nasional Komodo menjadi semakin terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Karena itulah Taman Nasional Komodo ini perlu dikembangkan untuk membangun sektor industri pariwisata Indonesia agar menjadi lebih baik.

Untuk mengembangkan Taman Nasional Komodo sehingga mampu mendukung sektor industri pariwisata Indonesia, diperlukan modal yang banyak. Perbaikan fasilitas dan berbagai sarana pendukung lainnya harus dilakukan agar Taman Nasional Komodo bisa berkembang lebih baik lagi sebagai tempat wisata. Untuk itu, dibutuhkan BKPM atau Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk membantu mengembangkan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu tempat wisata di Indonesia.

Share